Perbedaan Pinjaman Online Legal dan Ilegal
Bagi yang Berencana untuk mengajukan pinjaman secara online, penting untuk memastikan terlebih dahulu bahwa jasa penyedia pinjaman tersebut legal dan bisa dipercaya. Akan tetapi banyak diantara kita yang mengalami kesulitan dan kebingungan mengingat ada banyak sekali aplikasi pinjaman digital yang bisa kita temukan di internet ataupun juga di iklan YouTube dan lain sebagainya. Karena saking banyaknya itulah, banyak diantara kita yang tidak tahu manakah yang bagus dan manakah yang tidak. Lebih lanjut juga tentu tidak mengetahui manakah yang legal dan manakah yang tidak. Maka dari itu cobalah untuk pelajari terlebih dahulu perbedaan pinjaman online legal dan ilegal sehingga kita paham dimana letak perbedaannya.
Tak Semua Pinjaman Online Itu Legal
Salah satu hal yang kemudian harus kita sadari dan ketahui dengan baik adalah bahwa meskipun ada banyak pilihan penyedia pinjaman secara online yang tersedia di internet, namun Bukan berarti semua pilihan tersebut legal. Terkadang bahkan ada beberapa diantaranya yang ilegal atau tidak memiliki izin resmi. Maka dari itu tentunya kita harus bisa dengan bijak memilih dan memilah agar supaya kita tidak terjebak dengan pilihan yang salah. Ketika kita kemudian sampai terjebak dengan pilihan pinjaman yang ilegal, maka kemudian kita harus siap dengan beragam Resiko yang mungkin bisa kita alami. Oleh karena itu sebisa mungkin anda jangan sampai terjebak dengan pilihan pinjaman yang ilegal.
Mengenal Perbedaan Pinjaman Online Legal dan Ilegal
Pertama salah satu hal yang sangat penting untuk coba diketahui adalah Dimana anda harus bisa mengenal perbedaan pinjaman online legal dan ilegal. Pemahaman yang baik akan perbedaan tersebut akan sangat membantu sekali untuk kemudian ada nanti bisa berfokus mencari pilihan jasa pinjaman yang legal. Sebaliknya juga ini akan sangat membantu untuk kemudian nanti anda bisa menghindarkan diri dari pilihan pinjaman yang ilegal. A apaNah Oleh karena itu Silakan anda Simak dengan baik beberapa perbedaan menonjol dari pinjaman ilegal dan juga legal.
1. Legalitas dan Perizinan
Sebuah aplikasi pinjaman digital bisa dikatakan legal jika mereka memiliki izin resmi. Di Indonesia, ada lembaga khusus yang memberikan izin resmi tersebut yakni yang disebut dengan otoritas jasa keuangan (OJK). Tugas dari OJK ini adalah memberikan lisensi atau perizinan sekaligus juga melakukan pengawasan terhadap beberapa lembaga keuangan yang memberikan Jasa Keuangan kepada masyarakat termasuk juga memberi pinjaman.
2. Bunga yang ditawarkan
Selanjutnya hal yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan adalah dari bunga yang ditawarkan. Sebagaimana diketahui bahwa bunga pinjaman pemberi pinjaman atau aplikasi pinjaman terkadang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Akan tetapi beberapa diantaranya memang ada yang memberikan skema bunga tagihan perhari ataupun juga per bulan. Kalau misalnya ada yang menawarkan murah, biasanya itu dihitung skema per hari biasanya besarannya adalah berkisar 0,05 hingga 0,8 persen perhari.
3. Skema Penagihan
Kemudian selanjutnya perbedaan lain yang juga bisa anda cek dan perhatikan adalah dari skema penilaian. Skema penilaian untuk pinjaman yang ilegal biasanya memang menggunakan cara yang tidak berperikemanusiaan terkadang. Banyak juga diantaranya yang sampai ditagih ke teman kerabat atau lain sebagainya yang memang ada di dalam kontak WhatsApp. Akan tetapi jika memang jasa pinjaman itu legal, senantiasa untuk memberikan layanan terbaik untuk para peminjam nya termasuk juga menagih dengan cara yang baik.
4. Reputasi dan Review Pelanggan
Kemudian hal lain yang juga menjadi perbedaan mencolok adalah dari reputasi dan juga review dari para pelanggan. Ketika memang ada review positif dari para pelanggan, kita bisa meyakini bahwa itu memang salah satu jasa penyedia yang memang terbaik. Akan tetapi jika ternyata lebih banyak review negatif yang dimiliki, maka itu dapat dipastikan memang merupakan penyedia atau aplikasi pinjaman yang tidak masuk akal atau abal-abal dan juga merugikan.
5. Identitas dan penjelasan profil perusahaan
Aplikasi pinjaman apapun biasanya memang akan ada di bawah naungan perusahaan. Dalam hal ini anda harus cek terlebih dahulu tentang perusahaan yang menaungi lembaga pinjaman tersebut. Jika ternyata memang perusahaannya tidak ada dalam data, maka anda sebaiknya patut curiga karena bisa saja itu adalah aplikasi yang memang ilegal dan tidak bagus serta tidak layak untuk dijadikan pilihan.
Nah demikian sebetulnya beberapa informasi penting tentang perbedaan pinjaman online legal dan juga ilegal. Kita sebagai calon peminjam haruslah bisa bijak mengetahui dan mempelajari beberapa hal akan hal tersebut. Kita harus pastikan untuk memilih salah satu penyedia jasa pinjaman dalam aplikasi online yang benar-benar legal dan bisa dipercaya sehingga tidak merugikan. Kita tak boleh pilih yang hanya memberikan kerugian dan masalah.
0 Response to "Perbedaan Pinjaman Online Legal dan Ilegal"
Posting Komentar
BERKOMTERLAH YANG SOPAN